News
Pasar Kamera Compact Kembali Booming, Canon Pilih Masuk dengan Lebih Hati-Hati
Pasar kamera compact saat ini sedang mengalami kebangkitan yang signifikan. Di Jepang, penjualan kamera compact bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025. Beberapa kamera terlaris di retailer besar seperti Map Camera juga didominasi oleh model compact, menandakan tingginya minat pasar.
Sebagai salah satu pemain lama di segmen ini, Canon tentu tidak asing dengan kesuksesan kamera compact. Perusahaan pun menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, langkah Canon terbilang cukup hati-hati.
Alih-alih merilis produk baru secara agresif, Canon hanya menghadirkan pembaruan kecil seperti PowerShot ELPH 360 HS A yang tidak membawa peningkatan signifikan. Untuk merayakan 30 tahun lini PowerShot, Canon juga merilis edisi khusus PowerShot G7 X Mark III, namun hanya berbeda dari sisi tampilan tanpa perubahan fitur dari versi sebelumnya yang dirilis pada 2019.
Di sisi lain, kehadiran PowerShot V1 pada 2025 menjadi sinyal arah baru Canon. Kamera compact ini dirancang khusus untuk kebutuhan vlogging dan konten video, sekaligus menunjukkan bagaimana Canon melihat potensi pasar ke depan. Dalam pernyataannya di ajang CP+, Canon mengakui bahwa permintaan terhadap kamera compact termasuk model baru terus meningkat. Tren ini didorong oleh kebutuhan video serta minat generasi muda yang mulai melihat nilai lebih dari kamera dibandingkan smartphone.
Menurut Canon, pengguna saat ini mencari hasil gambar yang tidak bisa dihasilkan oleh ponsel. Selain itu, terdapat perbedaan preferensi di kalangan anak muda, terutama antara mereka yang sekadar ingin menggunakan kamera dan yang menikmati pengalaman memiliki kamera itu sendiri. Faktor pengalaman inilah yang kini menjadi perhatian utama Canon dalam pengembangan produk.
Meski demikian, Canon tidak melihat pasar kamera compact akan kembali ke masa kejayaannya seperti dulu. Perusahaan memilih untuk tetap berhati-hati sambil mempersiapkan generasi produk berikutnya.
Dari sisi pengamatan, banyak yang berharap Canon segera menghadirkan penerus sejati dari PowerShot G7 X Mark III, bukan sekadar edisi terbatas. Meskipun PowerShot V1 cukup menarik, fokusnya yang kuat pada video membuat kebutuhan kamera compact yang berorientasi pada fotografi masih belum sepenuhnya terjawab.
Kebangkitan kamera compact saat ini bukan hanya soal nostalgia atau kualitas yang sedikit lebih baik dari smartphone. Lebih dari itu, pengguna juga mencari pengalaman memotret yang menyenangkan. Di sinilah kamera compact modern memiliki peluang besar untuk kembali menarik perhatian pasar.
More News
- Pasar Kamera Compact Kembali Booming, Canon Pilih Masuk dengan Lebih Hati-Hati
- TTArtisan Siapkan Kamera Instan Lipat 203T, Hadir Lewat Program Beta Berbayar
- Godox SKIIIV Series Hadir, Lighting Studio Entry-Level
- Yashica Tank Resmi Dirilis: Kamera Digital Retro dengan Layar Flip dan Video 4K
- Amaran Rilis Halo Series, Lampu Bi-Color Ringkas untuk Kreator & Studio
- Telesin Master Grip Hadirkan Pegangan Kamera untuk Smartphone
- Fujifilm Hadirkan Instax Wide 400 Warna Jet Black, Tampil Lebih Dewasa dan Elegan
- Fujifilm Instax Mini 13 Resmi Meluncur: Kamera Instan Simpel dengan Fitur Self-Timer Baru
- DJI Avata 360 Rilis Teaser, Siap Meluncur 26 Maret 2026. Tertarik?
- Mirip Roll Film 35mm, Ternyata Kamera Digital Mini! OPT100 Neo Film Bikin Nostalgia Jadi Nyata!






